Bahasa pemrograman C biasaya dipelajari pada jurusan
teknik informatika. Bahasa C memang bagus untuk memperkenalkan konsep
pemrograman bagi pemula yang belum pernah coding. Usia bahasa
pemrograman C memang cukup tua, namun masih digunakan hingga saat
ini. Berikut ini adalah statistik penggunaan bahasa pemrograman menurut
survey StackOverflow.
Bahasa pemrograman C memang tidak
menempati urutan pertama. Tapi perlu kamu ketahui, Bahasa C banyak
menginspirasi bahasa-bahasa pemrograman yang lain seperti Java, Javascript,
C++, C#, PHP, dsb. Bahasa-bahasa tersebut memiliki sintaks yang hampir
sama dengan bahasa C. Bahkan bahasa C sampai dijuluki "God’s
programming language". Jadi dengan memahami bahasa C, kamu akan
mudah memahami bahasa-bahasa yang lainnya.
Berikut ini beberapa keuntungan
belajar bahasa C:
- Kita akan mudah memahami bahasa pemrograman
yang lain, karena sintaknya hampir sama dengan C;
- Bahasa C mudah dipelajari, cocok untuk
pemula;
- Bahasa C bisa digunakan di berbagai macam
platform (Windows, Linux, MacOS, Android);
- Bahasa C masih digunakan hingga saat ini.
Apa itu Bahasa Pemrograman C
C (dibaca ‘si’ seperti
membaca huruf C dalam bahasa inggris) adalah sebuah bahasa pemrograman
gerneral-purpose dan imprative yang mendukung pemrograman terstruktur dan
rekursif. General-purpose artinya bisa digunakan untuk membuat program apa
saja. Impreative artinya bahasa yang menggunakan statament.
Sejarah Singkat Bahasa Pemrograman
C
Bahasa pemrograman C adalah bahasa
pemrograman yang dibuat oleh Dennis Ritchie pada tahun
1969–1973 di Bell Labs. Awal mula kemunculan bahasa pemrograman C dimulai saat
pengembangan sistem operasi Unix oleh Dennis Ritchie dan Ken
Thompson.
Waktu itu sistem oeprasi Unix
masih menggunakan bahasa assembly pada komputer PDP-7. PDP-7 adalah sebuah
komputer mini yang dibuat oleh Digital Equipment Corporation. KenThomspon
membutuhkan sebuah bahasa pemrograman untuk membuat sebuah program di komputer
ini. Ia pun mencoba membuat kompilator (compiler) untuk bahasa
Fortran, akan tetapi tidak berhasil. Berikutnya ia membuat bahasa B, yang
merupakan bentuk sederhana dari bahasa BCPL.
Akan tetapi, bahasa pemrograman B sangat
lambat, sehingga tidak banyak yang menggunakannya. Kemudian pada tahun 1927, Denis
Ritchie meningkatkan bahasa pemrograman B dan membuat bahasa
pemrograman baru barnama C. Sejak saat itu bahasa C mulai digunakan pada sistem
operasi Unix versi 2. Kemudian pada Unix versi 4 (November 1973), kernel-nya
ditulis ulang dengan bahasa C. Bahasa C semakin berkembang, pada tahun 1978
buku pertama “The C Programming Language” diterbitkan.


Artikel Anda sangat memuaskan
BalasHapus