Langsung ke konten utama

Bahasa Pemrograman C : 01. Sejarah Bahasa C


Bahasa pemrograman C biasaya dipelajari pada jurusan teknik informatika. Bahasa C memang bagus untuk memperkenalkan konsep pemrograman bagi pemula yang belum pernah coding. Usia bahasa pemrograman C memang cukup tua, namun masih digunakan hingga saat ini. Berikut ini adalah statistik penggunaan bahasa pemrograman menurut survey StackOverflow.



Bahasa pemrograman C memang tidak menempati urutan pertama. Tapi perlu kamu ketahui, Bahasa C banyak menginspirasi bahasa-bahasa pemrograman yang lain seperti Java, Javascript, C++, C#, PHP, dsb. Bahasa-bahasa tersebut memiliki sintaks yang hampir sama dengan bahasa C. Bahkan bahasa C sampai dijuluki "God’s programming language". Jadi dengan memahami bahasa C, kamu akan mudah memahami bahasa-bahasa yang lainnya.

Berikut ini beberapa keuntungan belajar bahasa C:
  • Kita akan mudah memahami bahasa pemrograman yang lain, karena sintaknya hampir sama dengan C;
  • Bahasa C mudah dipelajari, cocok untuk pemula;
  • Bahasa C bisa digunakan di berbagai macam platform (Windows, Linux, MacOS, Android);
  • Bahasa C masih digunakan hingga saat ini.
Apa itu Bahasa Pemrograman C 
C (dibaca ‘si’ seperti membaca huruf C dalam bahasa inggris) adalah sebuah bahasa pemrograman gerneral-purpose dan imprative yang mendukung pemrograman terstruktur dan rekursif. General-purpose artinya bisa digunakan untuk membuat program apa saja. Impreative artinya bahasa yang menggunakan statament.

Sejarah Singkat Bahasa Pemrograman C
Bahasa pemrograman C adalah bahasa pemrograman yang dibuat oleh Dennis Ritchie pada tahun 1969–1973 di Bell Labs. Awal mula kemunculan bahasa pemrograman C dimulai saat pengembangan sistem operasi Unix oleh Dennis Ritchie dan Ken Thompson.



Waktu itu sistem oeprasi Unix masih menggunakan bahasa assembly pada komputer PDP-7. PDP-7 adalah sebuah komputer mini yang dibuat oleh Digital Equipment Corporation. KenThomspon membutuhkan sebuah bahasa pemrograman untuk membuat sebuah program di komputer ini. Ia pun mencoba membuat kompilator (compiler) untuk bahasa Fortran, akan tetapi tidak berhasil. Berikutnya ia membuat bahasa B, yang merupakan bentuk sederhana dari bahasa BCPL. 
Akan tetapi, bahasa pemrograman B sangat lambat, sehingga tidak banyak yang menggunakannya. Kemudian pada tahun 1927, Denis Ritchie meningkatkan bahasa pemrograman B dan membuat bahasa pemrograman baru barnama C. Sejak saat itu bahasa C mulai digunakan pada sistem operasi Unix versi 2. Kemudian pada Unix versi 4 (November 1973), kernel-nya ditulis ulang dengan bahasa C. Bahasa C semakin berkembang, pada tahun 1978 buku pertama “The C Programming Language” diterbitkan.

Komentar

Posting Komentar